Tujuan

BPI Afirmasi Prestasi Olimpiade Bidang Sains, Teknologi, dan Keterampilan bertujuan:

  1. sebagai penghargaan negara kepada peraih medali atau penghargaan olimpiade, atau kompetisi tingkat nasional dan/atau internasional di bidang sains, teknologi, penelitian ilmiah, atau keterampilan; dan
  2. menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas secara berkelanjutan, sebagai calon pemimpin atau tenaga profesional, yang dapat memberikan kontribusi pembangunan ekonomi dan peningkatan daya saing bangsa.

 

Sasaran

Sasaran dari program BPI Afirmasi Prestasi Olimpiade Bidang Sains, Teknologi, dan Keterampilan yaitu:

  1. peraih medali atau penghargaan olimpiade atau kompetisi nasional dan/atau internasional di bidang sains, teknologi, kewirausahaan, dan keterampilan yang dilaksanakan dan/atau difasilitasi langsung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk peserta didik jenjang SMA/MA/SMK dan/atau  Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk peserta didik jenjang perguruan tinggi.
  2. peraih medali atau penghargaan olimpiade atau kompetisi nasional dan/atau internasional di bidang sains, teknologi, dan keterampilan yang dikelola oleh institusi lainnya yang kredibel dan bereputasi internasional dengan syarat:
    1. diikuti oleh paling sedikit 10 % (sepuluh persen) dari jumlah negara anggota UNESCO; dan
    2. mendapatkan rekomendasi penilaian dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

 Jenis Olimpiade atau Kompetisi

Jenis Olimpiade atau Kompetisi internasional tingkat SMA/SMK bidang sains, penelitian ilmiah, dan keterampilan yaitu :

  1. Olimpiade Matematika Internasional (International Mathematical Olympiad/IMO);
  1. Olimpiade Fisika Internasional (International Physics Olympiad/IPhO);
  2. Olimpiade Kimia Internasional (International Chemistry Olympiad/IChO);
  3. Olimpiade Informatika Internasional (International Olympiad on Informatics/IOI);
  4. Olimpiade Internasional Biologi (International Biology Olympiad/IBO);
  5. Olimpiade Astronomi dan Astrofisika Internasional (International Olympiad on Astronomy and Astrophysics/ IOAA);
  6. Olimpiade Ilmu Kebumian Internasional (International Earth Science Olympiad/IESO);
  7. Olimpiade Geografi Internasional (International Geography Olympiad/IGeO);
  8. Olimpiade Ekonomi Internasional (International Olympiade on Econmic);
  9. Intel Kompetisi Sains dan Teknologi Internasional (Intel International Science and Engineering Fair/ INTEL-ISEF);
  10. Kompetisi Keahlian Internasional (World Skill Competition/ WSC); dan
  11. Kompetisi Kewirausahaan Internasional.

Jenis Olimpiade atau Kompetisi internasional tingkat perguruan tinggi bidang sains, penelitian ilmiah, dan teknologi yaitu :

  1. Olimpiade Matematika Internasional (International Mathematics Competition/IMC);
  2. Kontes Robot Pemadam Api International (KRPAI-Trinity College);
  3. Kontes Robot ABU International (KRAI-Robocon); dan
  4. Kontes Robot Sepakbola International (KRSBI Robocup).

 Skema Beasiswa

 Program BPI Afirmasi Prestasi Olimpiade Bidang Sains, Teknologi, dan Keterampilan terdiri atas:

  1. Magister Program satu gelar (single degree) dengan lama studi maksimal 24 (dua puluh empat) bulan, dan
  2. Doktoral, Program satu gelar (single degree) dengan lama studi maksimal 48 (empat puluh delapan) bulan.

Perguruan tinggi tujuan dengan program sebagaimana dimaksud sesuai dengan daftar perguruan tinggi tujuan LPDP.

Persyaratan Pendaftar Program Magister

Pendaftar BPI Program Magister harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. Memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Pemerintah; Puskesmas; Klinik Pemerintah; atau surat keterangan dari dokter setempat bagi yang sedang berdomisili di luar negeri, dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sebelum penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan:
  2. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BPI Afirmasi Prestasi Olimpiade Bidang Sains, Teknologi, dan Keterampilan.
  3. Surat keterangan bebas TBC, hanya untuk pendaftar BPI Afirmasi Prestasi Olimpiade Bidang Sains, Teknologi, dan Keterampilan tujuan luar negeri.
  4. Mendapatkan surat rekomendasi dari:
    1. Kementerian Pendidikan Kebudayaan c.q Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah untuk kejuaraan yang diperoleh pada saat sekolah menengah,
    2. Kementerian Riset, Tekonologi dan Pendidikan Tinggi c.q Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan untuk kejuaran yang diperoleh pada saat mahasiswa, atau
    3. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk kejuaraan yang diperoleh pada saat sekolah menengah dan/atau mahasiswa.
  5. Memiliki dan memilih bidang keilmuan, program studi, dan perguruan tinggi tujuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
  6. Bersedia menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pendaftar:
    1. Bersedia kembali
    2. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain;
    3. Tidak terlibat dalam aktivitas atau tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
    4. Tidak pernah atau akan terlibat dalam aktivitas atau tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
    5. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
    6. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
    7. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
    8. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar Negeri jika mendaftar program beasiswa magister atau doktoral di dalam negeri;
    9. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi sesuai aturan dan hukum yang berlaku.
  7. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu paling tinggi berusia 32 (tiga puluh dua) tahun.
  8. Melampirkan bukti prestasi atau penghargaan olimpiade atau kompetisi nasional dan/atau internasional dalam bentuk sertifikat atau bentuk lainnya.
  9. Telah menyelesaikan studi pada program sarjana atau sarjana terapan dibuktikan dengan ijazah atau surat keterangan lulus.
  10. Tidak sedang atau telah menempuh studi degree/non degree (on going) program magister baik di Perguruan Tinggi dalam negeri atau Perguruan Tinggi di luar negeri.
  11. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,0 pada skala 4 yang dibuktikan dengan melampirkan transkrip nilai.
  12. Pendaftar Magister Dalam Negeri harus memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) dengan skor sekurang-kurangnya TOEFL ITP® 450, TOEFL iBT 45, IELTS 5,5, TOEIC® 500, atau TOAFL 500 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
  13. Pendaftar Magister Luar Negeri harus memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) dengan skor sekurang-kurangnya TOEFL iBT 61, IELTS 6,0, TOEIC® 630, atau TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
  14. Pendaftar BPI Program Magister yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan menggunakan bahasa pengantar yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 12 dan angka 13, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 3 (tiga) tahun sejak ijazah diterbitkan.
  15. Ketentuan pada angka 14, diperuntukkan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    1. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    2. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    3. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    4. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    5. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol;
    6. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut;
  16. Pendaftar BPI Magister dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang tidak menggunakan bahasa pengantar dimaksud harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi Tujuan dan daftar persyaratan kompetensi bahasa asing sebagaimana terlampir.
  17. Pendaftar yang telah ditetapkan menjadi Penerima Beasiswa wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional dengan ketentuan paling lama 24 (dua puluh empat) bulan.
  18. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 (dua puluh empat) bulan harus mendapatkan izin tertulis dari LPDP dan pendanaan beasiswa ditanggung oleh Penerima Beasiswa.
  19. Pendaftar BPI Program Magister hanya diperbolehkan untuk jenis kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas berikut:
    1. Kelas Eksekutif;
    2. Kelas Karyawan;
    3. Kelas Jarak Jauh;
    4. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    5. Kelas internasional khusus untuk Magister Dalam Negeri; atau
    6. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara.
  20. Menulis rencana studi sesuai program studi magister pada perguruan tinggi tujuan.
  21. Menulis Statement of Purpose paling banyak 1.000 kata yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang dan akan dlakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas.

Persyaratan Program Doktoral

Pendaftar Beasiswa Pendidikan Indonesia Program Doktoral harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :

  1. Memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Pemerintah; Puskesmas; atau Klinik Pemerintah dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sebelum penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan:
  2. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BPI Afirmasi Prestasi Olimpiade Bidang Sains, Teknologi, dan Keterampilan; dan
  3. Surat keterangan bebas TBC khusus untuk pendaftar BPI Afirmasi Prestasi Olimpiade Bidang Sains, Teknologi, dan Keterampilan tujuan luar negeri.
  4. Mendapatkan surat rekomendasi dari:
    1. Kementerian Pendidikan Kebudayaan c.q Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah untuk kejuaraan yang diperoleh pada saat sekolah menengah,
    2. Kementerian Riset, Tekonologi dan Pendidikan Tinggi c.q Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan untuk kejuaran yang diperoleh pada saat mahasiswa, atau
    3. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk kejuaraan yang diperoleh pada saat sekolah menengah dan/atau mahasiswa.
  5. Mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja.
  6. Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan, program studi, dan perguruan tinggi sesuai dengan ketentuan LPDP.
  7. Bersedia menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pendaftar:
    1. Bersedia kembali
    2. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain;
    3. Tidak terlibat dalam aktivitas atau tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
    4. Tidak pernah atau akan terlibat dalam aktivitas atau tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
    5. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
    6. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
    7. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
    8. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar Negeri jika mendaftar program beasiswa magister atau doktoral di dalam negeri;
    9. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi sesuai aturan dan hukum yang berlaku.
  8. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu paling tinggi 37 (tiga puluh tujuh) tahun.
  9. Melampirkan bukti prestasi atau penghargaan olimpiade atau kompetisi nasional dan/atau internasional dalam bentuk sertifikat atau bentuk lainnya.
  10. Telah menyelesaikan studi pada program magister atau magister terapan atau telah menyelesaikan sarjana atau sarjana terapan yang memenuhi kualifikasi untuk langsung program doktoral.
  11. Tidak sedang atau telah menempuh studi degree atau non degree (on going) program magister ataupun doktoral baik di Perguruaan Tinggi dalam negeri atau Perguruan Tinggi di luar negeri.
  12. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,25 pada skala 4 dan dibuktikan dengan melampirkan transkrip nilai.
  13. Pendaftar Doktoral Dalam Negeri harus memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) dengan skor sekurang-kurangnya TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT 61, IELTS 6,0, TOEIC® 630, atau TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
  14. Pendaftar Doktoral Luar Negeri harus memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) dengan skor sekurang-kurangnya TOEFL iBT 79, IELTS 6,5, TOEIC® 750, atau TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
  15. Pendaftar BPI Program Doktoral yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan menggunakan bahasa pengantar yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 13 dan angka 14, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
  16. Ketentuan pada angka 15, diperuntukkan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    1. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut.
    2. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut.
    3. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis.
    4. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia.
    5. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol.
    6. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut.
  17. Pendaftar BPI Doktoral dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang tidak menggunakan bahasa pengantar sebagaimana dimaksud pada angka 13 dan angka 14 harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi Tujuan dan daftar persyaratan kompetensi bahasa asing sebagaimana terlampir.
  18. Masa studi paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan yang tertuang dalam LoA Unconditional.
  19. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 48 (empat puluh delapan) bulan harus mendapatkan izin tertulis dari LPDP dan pendanaan beasiswa ditanggung oleh Penerima Beasiswa.
  20. Pendaftar BPI Program Doktoral hanya diperbolehkan untuk jenis kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas berikut:
    1. Kelas Eksekutif;
    2. Kelas Karyawan;
    3. Kelas Jarak Jauh;
    4. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    5. Kelas Internasional khusus Doktoral Dalam Negeri; atau
    6. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara.
  21. Menulis ringkasan proposal penelitian sesuai program studi Doktoral pada perguruan tinggi tujuan dan melampirkan proposal penelitian.
  22. Menulis Statement of Purpose paling banyak 1.000 kata yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang dan akan dlakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas.

Ketentuan LoA Unconditional

  1. Pendaftar tidak harus memiliki LoA Unconditional saat mendaftar beasiswa LPDP.
  2. Pendaftar yang telah memiliki LoA Unconditional wajib melampirkan sertifikat kemampuan bahasa asing sesuai yang dipersyaratkan.
  3. Pendaftar yang ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa, namun belum memiliki LoA Unconditional maka harus mendapatkan LoA Unconditional selambat-lambatnya 1 (satu) tahun setelah dikeluarkannya Keputusan Direktur Utama LPDP tentang penetapan hasil seleksi substansi calon penerima beasiswa.
  4. Bagi Calon Penerima beasiswa yang belum memiliki LoA Unconditional sesuai dengan batas waktu yang diberikan oleh LPDP dapat diberikan perpanjangan maksimal 6 (enam) bulan.
  5. Jika sampai pada batas waktu perpanjangan sebagaimana tercantum dalam ayat (4) belum mendapatkan LoA Unconditional maka hak sebagai Calon Penerima Beasiswa akan gugur dan status beasiswanya akan diputus.
  6. Calon Penerima Beasiswa yang diputus sebagaimana tercantum dalam ayat (5) memiliki kesempatan mendaftar ulang sebanyak 1 (satu) kali dengan syarat wajib memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi yang terdaftar di dalam daftar LPDP. Jika berhasil lulus pada semua tahapan seleksi maka selanjutnya tidak perlu mengikuti Persiapan Keberangkatan (PK) bagi yang sudah mengikuti PK.
  7. LPDP dapat menetapkan kebijakan lain tentang LoA Unconditional, pada tahun berjalan.           

Ketentuan Pendaftaran

  1. Pendaftaran BPI Afirmasi Prestasi Olimpiade Bidang Sains, Teknologi, dan Keterampilan dibuka sepanjang tahun.
  2. Proses seleksi dan jadwal pelaksanaan seleksi ditetapkan melalui Keputusan Direktur Utama.
  3. Pendaftar mengisi formulir pendaftaran secara online pada laman resmi LPDP.
  4. Pendaftar melengkapi dan mengunggah semua dokumen persyaratan dan/atau dokumen pendukung yang relevan pada laman resmi LPDP. 

Seleksi

Proses seleksi BPI Afirmasi Prestasi Olimpiade Bidang Sains, Teknologi, dan Keterampilan terdiri dari:

  1. Seleksi Administrasi;
  2. Seleksi Berbasis Komputer (SBK);
  3. Seleksi Substansi; dan
  4. Penetapan Kelulusan. 

Seleksi Administrasi

  1. Seleksi Administrasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.
  2. Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya sebagaiamana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
    1. Tim penyeleksi administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan;
    2. Pendaftar yang dokumennya tidak memenuhi persyaratan dinyatakan tidak lulus Seleksi Administrasi;
    3. Pendaftar yang dokumennya telah memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi dan berhak mengikuti proses Seleksi Berbasis Komputer;
    4. Pendaftar yang lulus seleksi administrasi akan ditetapkan melalui Keputusan Direktur Utama LPDP;
    5. Informasi pendaftar yang lulus atau tidak lulus Seleksi Administrasi disampaikan melalui akun pendaftaran online masing-masing pendaftar.
    6. Pendaftar yang belum memenuhi syarat administrasi pada pendaftaran online diperbolehkan mendaftar kembali.
    7. Pendaftar yang telah lulus seleksi administrasi ditetapkan peserta Seleksi Berbasis Komputer.

 Seleksi Berbasis Komputer

  1. Seleksi Berbasis Komputer meliputi:
    1. Tes Potensi Akademik;
    2. Soft Kompetensi;
    3. On the spot writing;
  2. Peserta wajib mengikuti Seleksi Berbasis Komputer.
  3. Hasil Seleksi Berbasis Komputer digunakan sebagai bahan wawancara pada Seleksi Substansi.

Seleksi Substansi

  1. Seleksi Substansi terdiri atas:
    1. Verifikasi dokumen asli pendaftaran;
    2. Leaderless Group Discussion (LGD);
    3. Wawancara
  2. Peserta wajib melakukan presensi terlebih dahulu di tempat seleksi substansi.
  3. Peserta wajib mengikuti verifikasi dokumen dengan menyiapkan dokumen asli yang dilakukan oleh tim verifikator sebelum mengikuti wawancara.
  4. Peserta dapat mengikuti LGD sesuai jadwalnya tanpa harus mengikuti verifikasi dokumen.
  5. Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
    1. tidak sesuai dengan persyaratan LPDP,
    2. tidak lengkap dengan persyaratan LPDP.
    3. terdapat unsur pemalsuan dokumen.
  6. Peserta yang memberikan data atau dokumen palsu dan/atau terdapat unsur pemalsuan data dan dokumen sanksi sesuai aturan dan hukum yang berlaku.
  7. Seleksi substansi dilakukan melalui tatap muka dengan lokasi seleksi substansi berdasarkan pilihan pendaftar saat pendaftaran online.
  8. Seleksi wawancara dilaksanakan oleh Tim Penyeleksi Beasiswa LPDP.
  9. Hasil seleksi substansi dilaporkan kepada tim LPDP melalui rapat pleno.
  10. Hasil rapat pleno berupa data peserta yang direkomendasikan dan yang tidak direkomendasikan untuk selanjutnya menjadi bahan pertimbangan pada rapat direksi LPDP.
  11. Peserta yang tidak lulus seleksi substansi dapat mendaftar kembali seleksi Beasiswa pada periode selanjutnya. 

Penetapan Kelulusan 

  1. Penetapan kelulusan peserta BPI Afirmasi Prestasi Olimpiade Bidang Sains, Teknologi, dan Keterampilan dilakukan oleh Direktur Utama melalui rapat direksi LPDP dengan memperhatikan rekomendasi dari tim penyeleksi.
  2. Penetapan sebagaimana diatur pada ayat (1) bersifat final, mutlak, rahasia dan tidak dapat diganggu gugat.
  3. Peserta yang ditetapkan kelulusannya sebagaimana diatur pada ayat (1) disebut calon penerima beasiswa.
  4. Hasil penetapan kelulusan seleksi BPI Afirmasi Prestasi Olimpiade Bidang Sains, Teknologi, dan Keterampilan disampaikan kepada calon penerima beasiswa melalui akun pendaftaran online masing-masing, email dan atau media elektronik lainnya. 

Kerjasama Pendanaan (Co-Funding)

  1. Dimungkinkan kerjasama pendanaan dengan orangtua/mitra/ pendaftar dalam bentuk skema co-funding.
  2. Ketentuan mengenai skema co-funding diatur dalam peraturan direktur utama tersendiri tentang beasiswa kerjasama pendanaan (co-funding). 

Program Persiapan Studi

  1. Calon Penerima Beasiswa wajib mengikuti seluruh rangkaian Program Persiapan Studi yang telah ditentukan oleh LPDP.
  2. Program Persiapan Studi meliputi:
    1. Program Persiapan Keberangkatan (Program PK); dan
    2. Program pengayaan

Program pengayaan bahasa dilaksanakan dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan. Jika diperlukan perpanjangan jangka waktu dapat merujuk ketentuan program pengayaan bahasa pada Peraturan Direktur Utama tentang Program Beasiswa Afirmasi.