Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI)

I. Ketentuan Umum

  1. Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI), adalah program beasiswa yang ditujukan kepada dosen tetap pada perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah maupun swasta di lingkungan Kementerian Ristek dan Dikti (selanjutnya disingkat Kemenristekdikti) untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas dosen sesuai kebutuhan strategis Perguruan Tinggi di Indonesia.
  2. Dosen Tetap adalah dosen yang bekerja penuh waktu,  berstatus sebagai tenaga pendidik tetap pada pendidikan tinggi tertentu, serta mendapat pengakuan dari Kemenristekdikti dengan pemberian Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK).

II. Sasaran Penerima Beasiswa

  1. Sasaran program BUDI adalah dosen tetap pada Perguruan Tinggi di lingkungan Kemenristekdikti yang telah memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induks Dosen Khusus (NIDK).
  2. Dosen Tetap sebagaimana dimaksud pada ayat (1) selain dapat mendaftar BUDI juga dapat mendaftar pada program BPI Reguler, BPI Afirmasi, atau BPI PNS/TNI/ dan POLRI

III. Skema Program Beasiswa

Program BUDI hanya diberikan untuk jenjang pendidikan doktoral satu gelar (single degree).

IV. Komponen Pembiayaan

Komponen pembiayaan terdiri atas:

  1. Dana Pendidikan,
  2. Biaya Pendukung.
Dana Pendidikan Biaya Pendukung
a.    Dana Pendaftaran

b.    Dana SPP

c.    Dana Tunjangan Buku

d.    Dana Bantuan Penelitian Tesis/Disertasi

e.    Dana Bantuan Seminar Internasional

f.     Dana Bantuan Publikasi Jurnal

Internasional

a.    Dana Transportasi

b.    Dana Aplikasi Visa/Residence Permit

c.    Dana Asuransi Kesehatan

d.    Dana Hidup Bulanan

e.    Dana Kedatangan

f.     Dana Tunjangan keluarga (khusus

program doktoral)

g.    Dana Keadaan Darurat

V. Persyaratan Umum Pendaftaran Beasiswa

Pendaftar wajib memenuhi persyaratan pendaftaran sebagai berikut:

  1. Warga Negara Indonesia;
  2. Telah menyelesaikan studi program magister (S2) dengan ketentuan sebagai berikut:
    1. Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
    2. Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.
  3. Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree program doktoral baik di perguruaan tinggi dalam negeri atau perguruan tinggi di luar negeri.
  4. Melampirkan surat izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi sumber daya manusia bagi yang sedang bekerja (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
  5. Melampirkan Surat Keterangan sehat yang masa berlakunya paling lama 6 (enam) bulan terhitung dari tanggal diterbitkannya sampai tanggal penutupan pendaftaran setiap periode, dengan ketentuan sebagai berikut:
    1. Surat Keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik;
    2. Surat Keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik/Badan/Lembaga yang diberikan kewenangan untuk pengujian zat narkoba;
    3. Surat Keterangan bebas dari TBC yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik, khusus untuk pendaftar dengan tujuan perguruan tinggi luar negeri;
  6. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh atau pakar di bidangnya (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
  7. Memilih program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
  8. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
  9. Memenuhi persyaratan Bahasa sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
  10. Ketentuan pada angka 9 dikecualikan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari perguruan tinggi luar negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    1. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    2. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    3. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    4. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    5. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol; atau
    6. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut.
  11. Pendaftar yang memenuhi ketentuan sebagaimana ketentuan pada angka 10, wajib melampirkan salinan ijazah sebagai pengganti persyaratan bahasa, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
  12. Pendaftar program doktoral luar negeri yang negara tujuan studinya tidak berbasis Bahasa Inggris harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara perguruan tinggi tujuan atau sesuai daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris sebagaimana terlampir.
  13. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    1. Kelas Eksekutif;
    2. Kelas Khusus;
    3. Kelas Karyawan;
    4. Kelas Jarak Jauh;
    5. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    6. Kelas Internasional khusus Tujuan Dalam Negeri; atau
    7. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi.
  14. Menulis proposal studi;
  15. Melampirkan Proposal Penelitian.

VI. Persyaratan Khusus Pendaftaran Beasiswa

Persyaratan Khusus Pendaftaran Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia sebagai berikut:

  1. Memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi Tujuan.
  2. Tidak ada syarat minimal Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), namun tetap harus mengunggah dokumen transklrip nilai pada aplikasi pendaftaran.
  3. Melampirkan surat izin mendaftar beasiswa dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri bagi dosen PTN, atau koordinator Kopertis Wilayah bagi dosen Perguruan Tinggi Swasta.
  4. Mendapatkan izin tertulis untuk melanjutkan studi doktoral dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri bagi dosen PTN, atau koordinator Kopertis Wilayah bagi dosen Perguruan Tinggi
  5. Mendapat rekomendasi tertulis dari pimpinan Perguruan Tinggi pendaftar yang menjelaskan kebermanfaatan studi untuk institusi maupun masyarakat luas
  6. Bersedia menandatangani surat pernyataan (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
  7. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember di tahun pendaftaran paling tinggi 47 (empat puluh tujuh) tahun.
  8. Khusus pendaftar BUDI tujuan luar negeri wajib memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) atau TOAFL dengan ketentuan sebagai berikut: ;
    1. Perguruan Tinggi Tujuan berbahasa Inggris skor hasil tes TOEFL iBT® 80, IELTS™ 6,5 (band score minimal 6,0) atau overall IELTS™ 7,0, TOEIC® 800, atau TOAFL 550
    2. Perguruan Tinggi Tujuan non berbahasa Inggris TOEFL iBT® 61, IELTS™ 6,0 (band score minimal 6,0), TOEIC® 630, atau TOAFL 500;
  9. Sertifikat TOAFL diperuntukkan bagi pendaftar dengan tujuan program studi dan/atau perguruan tinggi Islam;
  10. Wajib menyelesaikan studi program doktor sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional paling lama 36 (tiga puluh enam) bulan dan dapat diperpanjang selama dua semester berdasarkan evaluasi.
  11. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 48 (empat puluh delapan), wajib melapor kepada LPDP dan menerima keputusan LPDP.

VII. Proses Seleksi

Proses seleksi terdiri dari:

  1. Seleksi Administrasi;
    1. Seleksi Administrasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.
    2. Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya sebagaimana dimaksud pada point a dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
      1. Tim penyeleksi administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan.
      2. Pendaftar yang dokumennya tidak memenuhi persyaratan dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
      3. Pendaftar yang dokumennya memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi.
      4. Pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi ditetapkan sebagai peserta Seleksi Berbasis Komputer.
      5. Informasi pendaftar yang lulus atau tidak lulus seleksi administrasi disampaikan melalui akun pendaftaran online masing-masing pendaftar.
      6. Pendaftar yang tidak lulus seleksi administrasi dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.
  1. Seleksi Berbasis Komputer
    1. Seleksi Berbasis Komputer diikuti oleh peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi dan ditetapkan sebagai peserta Seleksi Berbasis Komputer.
    2. Materi dalam Seleksi Berbasis Komputer meliputi:
      1. Tes Potensi Akademik atau Tes Intelijensi Umum;
      2. Soft Competency atau Tes Karakter Kepribadian; dan
      3. On the spot essay writting.
    3. Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI) pengambilan keputusan peserta yang dinyatakan lulus berdasarkan kehadiran peserta pada Seleksi Berbasis Komputer.
    4. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi Berbasis Komputer ditetapkan sebagai peserta Wawancara.
    5. Peserta Seleksi Berbasis Komputer yang tidak lulus dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.
  2. Wawancara
    1. Sebelum wawancara, verifikator yang ditunjuk oleh LPDP melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diserahkan oleh peserta
    2. Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
      1. tidak sesuai dengan persyaratan LPDP; atau
      2. terdapat unsur pemalsuan dokumen.
  3. Peserta yang melakukan pemalsuan data atau dokumen tidak dapat mendaftar kembali pada semua program beasiswa LPDP.
  4. Peserta mengikuti wawancara berdasarkan lokasi yang dipilih pada saat pendaftaran.
  5. Wawancara dilaksanakan oleh Tim Pewawancara yang ditetapkan oleh LPDP.
  6. Peserta yang dinyatakan tidak lulus seleksi wawancara tidak dapat mendaftar pada seluruh program beasiswa LPDP di tahun yang sama.

VIII. Pendaftaran

Pendaftaran dilaksanakan secara online dengan cara mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah semua dokumen kelengkapannya pada laman resmi LPDP di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/

IX. Ketentuan Lain

  1. Seleksi Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia Tujuan Dalam Negeri hanya dibuka pada Tahap 1 dan untuk perkuliahan tahun 2019.
  2. Seleksi Beasiswa Ungglan Dosen Indonesia Tujuan Luar Negeri dibuka pada Tahap 1 untuk perkuliahan tahun 2019 dan Tahap 2 untuk perkuliahan tahun 2020.

IX. Format Proposal Studi

Proposal Studi meliputi:

Justifikasi rasional pemilihan bidang studi, perguruan tinggi, area disiplin keilmuan, dan relevansinya terhadap kebutuhan institusi asal maupun pembangunan nasional.

XI. Format Proposal Penelitian (Program Doktoral)

Proposal penelitian meliputi:

  1. Judul Penelitian

Tuliskan judul penelitian

  1. Latar Belakang

Uraikan secara singkat topik isu yang ingin Anda meneliti dan mengapa signifikan untuk Anda teliti.

  1. Perumusan Permasalahan (Statement of Problem)

Uraikan secara singkat apa yang telah Anda ketahui tentang topik isu tersebut dan diskusikan secara ringkas mengapa masih perlunya Anda meneliti. Tunjukkan bahwa solusi terhadap isu yang telah ada masih belum terselesaikan sepenuhnya sehingga Anda ingin melakuan penelitian.

  1. Pertanyaan/Tujuan Penelitian

Rumuskan tujuan pertanyaan penelitian

  1. Kelogisan (Rationale)

Jelaskan bagaimana pertanyaan penelitian mendukung topik isu besar yang diangkat dalam latar belakang penelitian. Khusus penelitian, jelaskan hipotesis (jika ada) dan/atau model penelitian yang mendukung tujuan/pertanyaan penelitian.  Jelaskan pula kontribusi teoritis dan praktis jika hipotesis tidak terbukti.

  1. Metode dan Desain

Jelaskan bagaimana Anda akan mengumpulkan data dan mengapa? Jelaskan mengapa metode ini adalah terbaik untuk mencapai tujuan Anda. Jelaskan analisis dan hasil yang mendukung maupun tidak mendukung hipotesis. Cantumkan outline jadwal penelitian dari awal sampai selesai.

  1. Signifikansi/Manfaat

Diskusikan, secara umum, bagaimana penelitian yang Anda usulkan berguna baik secara teoritis maupun praktis.

  1. Kesimpulan dan Saran

Diskusikan, secara umum, bagaimana program penelitian yang Anda usulkan berguna baik secara teoritis maupun praktis.

  1. Daftar Pustaka