Membangun Mimpi Lewat Kelas Inspirasi

DEPOK (15/3) – Penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dari Persiapan Keberangkatan Angkatan 124 (PK-124) menggelar Kelas Inspirasi di SDN Leuwinanggung 2 dan SMPN 24 Depok, Jawa Barat. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial PK-124 yang digelar di Kelurahan Leuwinanggung.

Perwakilan PK-124 Angga Fauzan mengatakan, dalam Kelas Inpirasi, para penerima beasiswa LPDP yang berasal dari beragam latar belakang profesi berbagi cerita pada siswa-siswa sekolah mengenai pekerjaan mereka. Ada Nurhadi sang arsitek, Jeremia yang berprofesi sebagai diplomat, Sony si ‘Pak Polisi’ dan Artika sang jurnalis.

Melalui kegiatan tersebut, Angga berharap, siswa-siswi dari sekolah yang disasar dapat terinspirasi untuk mengikuti jejak karir para profesional.

“Kami percaya setiap anak memiliki potensi besar dalam dirinya. Karena itu, mereka bisa menjadi apa pun yang mereka inginkan,” ujar Angga.

Ia menjelaskan, perkampungan masyarakat di Kelurahan Leuwinanggung dipilih sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan sosial karena PK-124 melihat adanya kesenjangan sosial yang tinggi di kawasan tersebut. Untuk menuju perkampungan itu, Angga mengaku harus melewati perumahan mewah yang kondisinya sangat kontras dengan kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Sebagian masyarakat dari kampung tersebut bekerja sebagai pembantu rumah tangga di perumahan mewah. Angga mengatakan, ada kecenderungan anak-anak dari kampung Leuwinanggung akan mengikuti jejak profesi orang tua mereka. Tak mau itu terjadi, Angga bersama teman-temannya dari PK-124 berinisiatif menggelar kelas inspirasi untuk mengenalkan beragam profesi yang bisa jadi belum pernah mereka dengar sebelumnya.

Selain kelas inpirasi, PK-124 juga menggelar kegiatan pelayanan masyarakat di bidang kesehatan. Delapan anggota PK-124 yang bekerja sebagai tenaga medis menyambangi rumah-rumah masyarakat untuk memberikan layanan kesehatan gratis.

Salah satu dokter dari PK-124, Aqsha Azhary mengatakan, timnya juga memberikan layanan pemeriksaan IVA gratis untuk mendeteksi dini kanker serviks. Layanan ini diberikan pada kaum perempuan yang sudah menikah di kampung Leuwinanggung. “Kami juga bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Tapos dalam suplai obat, tenaga kesehatan dan alat-alat untuk IVA tes,” ujar Aqsha.

Selain itu, PK-124 juga memberikan layanan konseling kesehatan remaja dan pendidikan seks pada siswa-siswi di SMPN 24 Leuwinanggung. Sementara, di SDN Leuwinanggung 2, PK-124 merenovasi sarana dan prasarana sekolah serta memberikan penyuluhan mengenai hidup bersih pada masyarakat sekitar.

Kepala Sekolah SMPN 24 Depok Farida Nurbaiti mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan PK-124. Ia memandang kehadiran penerima beasiswa LPDP di SMPN 24 Depok dapat menjadi inspirasi bagi para siswa. “Ini menjadi titik awal bagi anak-anak untuk berani bermimpi dan mewujudkannya,” kata Farida.