Pengelolaan Dana

RENCANA PENGELOLAAN DPPN TAHUN 2014-2016

Rencana kebijakan pengelolaan baik dalam bentuk pengembangan maupun penyaluran DPPN pada tahun 2014-2016 akan mengikuti kebijakan pengelolaan DPPN pada tahun 2012 dan 2013, antara lain sebagai berikut:

1. DPPN yang berasal dari APBN dikelola sebagai dana abadi, hanya pendapatan atas hasil pengelolaannya saja yang dapat digunakan untuk Program Layanan dan biaya operasional LPDP;
2. Program kegiatan pendidikan (program beasiswa, pendanaan riset, pendanaan rehab fasilitas pendidikan) dan operasional LPDP dibiayai dari hasil pengelolaan DPPN;
3. Setiap tahun, bagian dari Pendapatan atas Pengelolaan DPPN (PNBP) dialokasikan sebagai Dana Cadangan Pendidikan sekurang-kurangnya sebesar Rp 100 miliar (tidak bersifat kumulatif);
4. Penggunaan PNBP untuk operasional lembaga setinggi-tingginya 5%;
5. Tingkat imbal hasil adalah SPN + 1% dengan asumsi rate Surat Perbendaharaan Negara (SPN) paling rendah pada angka 5%. Pengelolaan dana dilakukan pada instrumen investasi fix income dengan imbal hasil rata-rata sebesar 6%.
Kebijakan Investasi
  1. Prinsip Investasi
    Dalam melaksanakan investasi, LPDP mempedomani prinsip-prinsip sebagai berikut:

    1. Risiko dan Imbal Hasil (Risk and Return)
      Dalam melaksanakan investasi, LPDP tidak hanya mengedepankan faktor pendapatan yang diharapkan (return), namun juga mempertimbangkan risiko (risk) yang mungkin terjadi, terutama risiko terhadap penurunan nilai pokok investasi.
    2. Likuiditas (Liquidity)
      Likuiditas berarti dalam menjalankan investasinya LPDP harus mempertimbangkan faktor cepat dan/atau tidaknya suatu instrumen dikonversi menjadi kas dalam kurun waktu tertentu.
    3. Jangka Waktu (Time Horizon)
      Investasi dilaksanakan pada instrumen dengan jangka waktu yang tepat, apakah jangka pendek dan/atau jangka panjang.
    4. Momentum Pasar (Market Timing)
      LPDP akan mempertimbangkan waktu yang tepat dalam mengambil keputusan beli dan/atau jual instrumen sehingga dapat meminimalisasi risiko dan memaksimalkan tingkat pendapatan yang diharapkan.
    5. Diversifikasi (Diversification)
      Dalam melaksanakan investasi, LPDP tidak menempatkan seluruh dana kelolaan dalam 1 (satu) instrumen dan/atau pada 1 (satu) pihak tertentu, tetapi akan membaginya sehingga dapat meminimalisasi risiko (potensi kerugian) dan/atau memaksimalkan tingkat pendapatan yang diharapkan.
  2. Instrumen Investasi
    LPDP dapat berinvestasi pada instrumen sebagai berikut:

    1. Surat Berharga Negara
    2. Deposito
Portofolio Investasi

Arahan investasi LPDP adalah penempatan pada deposito dan surat berharga negara. Hal ini didasari pertimbangan bahwa dana yang dikelola LPDP bersifat Dana Abadi (Endowment Fund). Oleh karena itu, LPDP sangat berhati-hati dalam menjaga kestabilan nilai nominal dana abadi tersebut di masa mendatang.