RISPRO untuk Selamatkan Danau Maninjau

Danau Maninjau terletak di Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat. Pada tahun 2011 Kementerian Lingkungan Hidup menempatkan Danau Maninjau sebagai salah satu dari lima belas danau prioritas di Indonesia yang sangat penting untuk diselamatkan. Berdasarkan data dari LIPI pada tahun 2009, fungsi strategis Danau Maninjau adalah sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air kapasitas daya 64 MW dengan nilai ekonomi Rp 71,8 milyar/tahun, pariwisata Rp 2,15 milyar/tahun, perikanan tangkap Rp 1,12 milyar/tahun dan usaha perikanan keramba jaring apung (KJA) sebesar Rp 112 milyar pada tahun 2003.

Akan tetapi, ekosistem Danau Maninjau mengalami kerusakan yang secara dominan disebabkan oleh pembebanan bahan organik yang berasal dari aktivitas budidaya ikan KJA (91,44%). Total jumlah KJA sendiri sebanyak 20.608 petak. Akibatnya, ketika terjadi pembalikan massa air/upwelling, kualitas air menjadi buruk dan senyawa toksik meningkat sehingga menimbulkan kematian ikan secara massal setiap tahun. Dampak lainnya adalah warna perairan danau berubah dan timbul bau busuk yang menyengat. Kondisi ini diduga menurunkan nilai potensi ekonomi danau sebagai fungsi pariwisata dan fungsi PLTA.

Guna mengatasi persoalan tersebut, melalui program Pendanaan RISPRO LPDP, tim periset dari Universitas Bung Hatta yang digawangi oleh Prof.Dr.Ir. Hafrijal Syandri.MS telah menyusun sebuah model untuk pengendalian daya rusak air yaitu upaya untuk mencegah, menanggulangi dan memulihkan kerusakan kualitas lingkungan Danau Maninjau.

Dampak dari riset ini perlahan sudah mulai dirasakan. Beberapa perubahan yang terjadi antara lain jumlah KJA sudah mulai berkurang sebanyak 1.400 petak, program mina padi sebagai alternatif cara budidaya ikan selain KJA sudah mulai diadopsi oleh para pembudidaya, dan Peraturan Bupati Agam no 30 Tahun 2017 tentang Budidaya Ikan pada Keramba Jaring Apung Ramah Lingkungan di Danau Maninjau sudah mulai diterapkan.

Melalui program Pendanaan RISPRO, LPDP dan tim periset berharap Danau Maninjau akan kembali berkilau seperti sedia kala.



Leave a Reply